Pelaut :“Tidak mengerti.” Jawab pelaut.
Filsuf :“Wahh, sayang sekali, Anda telah kehilangan setengah dari seluruh kehidupan anda.
Pelaut : “Tidak mengerti juga.” Jawab pelaut tersebut.
Filsuf itu, menggelengkan kepalanya seraya berkata:
Pelaut : “Sayang sekali, bahkan Anda tidak mengerti akan matematika.
Filsuf : “Berarti Anda telah kehilangan lagi setengah dari kehidupan Anda.”
Tiba-tiba ada ombak besar, membuat perahu tersebut terombang-ambing. Ada beberapa tempat telah kemasukan air. Perahu tersebut akan tenggelam, filsuf tersebut ketakutan. Seketika, pelaut pun bertanya pada
Filsuf dengan cepat menggelengkan kepalanya dan berkata:
Pelaut menertawakannya dan berkata:
Semua orang sebenarnya memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Bangga atas prestasi itu wajar saja, tetapi jangan sampai membuat diri sendiri menjadi sombong maupun angkuh akan prestasi tersebut. Ingatlah, selalu ada yang lebih pintar dari kita. Dan kita juga masih perlu belajar dari kelebihan orang lain.







